BOILER FEED PUMP TURBINE

Pentingnya Boiler Feed Pump (BFP)
Di PLTU, Boiler Feed Pump (BFP) merupakan salah satu mesin pendukung yang sangat penting, sering kali disebut sebagai “jantung” pembangkit. Dalam proses pembangkitan listrik tenaga uap, uap bertekanan tinggi digunakan untuk memutar turbin yang terhubung langsung dengan generator. Generator ini menghasilkan listrik, sementara uap tersebut dihasilkan dengan memanaskan air di boiler, yang dipasok oleh BFP.

Typical Boiler Feed Pump Turbine

Karena fungsinya yang krusial, gangguan mendadak pada BFP dapat menghentikan seluruh proses pembangkitan listrik. Oleh karena itu, BFP memerlukan tingkat keandalan yang sangat tinggi.

Bahaya Kebakaran pada BFP
Salah satu risiko utama BFP adalah potensi kebakaran. Apa penyebab utama kebakaran pada BFP?

  • Minyak mineral bertekanan rendah: Beberapa ratus liter minyak mineral dengan titik nyala rendah berada di dalam sistem BFP.
  • Pipa bertekanan tinggi: Minyak ini dikonfinen dalam pipa, segel, atau penutup yang dapat terbuka.
  • Permukaan panas: Permukaan panas seperti pipa uap atau casing turbin dapat menjadi penyebab utama kebakaran ketika terjadi kebocoran pada flange, kerusakan pipa, kegagalan segel, atau penutup yang tidak terpasang dengan benar.

Semua kondisi tersebut menciptakan “resep” sempurna untuk kebakaran besar.

Sistem Perlindungan Kebakaran yang Direkomendasikan
Untuk mengatasi potensi kebakaran, sistem proteksi kebakaran berbasis air merupakan solusi yang sering digunakan. Komponen utama dari sistem ini adalah deluge system.

Namun, karena adanya permukaan panas di sekitar BFP, penyiraman air langsung ke permukaan tersebut harus dihindari kecuali terjadi kebakaran sebenarnya. Oleh karena itu, sistem yang disarankan adalah single pre-action deluge system. Sistem ini memerlukan dua kondisi untuk mengaktifkan penyemprotan, sehingga dapat mencegah pelepasan air secara tidak sengaja akibat alarm palsu.

Sensor Deteksi Kebakaran yang Direkomendasikan
Sensor kebakaran yang digunakan bisa berupa:

  1. Heat detector fixed-point: Lebih disarankan menggunakan tipe mekanis karena lingkungan sekitar BFP kurang ramah terhadap peralatan elektronik.
  2. Linear heat sensor cable: Alternatif lain yang dapat digunakan adalah kabel deteksi panas seperti Protectowire Heat Sensor Cable.

Model kabel yang direkomendasikan:

  • PHSC-280-XCR: Suhu alarm pada 138°C.
  • PHSC-356-XCR: Suhu alarm pada 180°C.

Kedua model ini sangat cocok untuk aplikasi di lingkungan BFP.

Kesimpulan
Proteksi kebakaran pada BFP sangat penting untuk memastikan keselamatan dan kelangsungan operasi PLTU. Dengan sistem yang tepat, seperti single pre-action deluge system dan deteksi panas yang andal, risiko kebakaran dapat diminimalkan secara signifikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *